Sabtu, 11 Oktober 2008

Abd. Shomad


Pemahaman tentang “eksistensi sejati manusia” harus berawal dari keberadaan kemudian hilang lalu secara bertahap merangkak dan berangsur (tulisannya gak jelas mungkin “keringsut atau beringsut”) mencari kembali eksistensi/diri yang hilang, eksistensi sebagai setelah tanda akan/pada persambungan azalinya ….., ialah “RUH”.

Tidak ada komentar: